Pengajian
Syuhada, Rabu 05/11/2014 by ustdzh. Nuri Mustofa
BANYAK ILMU MENYEBABKAN JAUH DR ALLAH SWT
Ada orang Islam tapi tidak beriman, yaitu
orang Islam tapi tidak sholat, tidak puasa, dll
Islam yang mukmin (walaupun belum sempurna) tapi kewajibannya sebagai mukmin sudah dilaksanakan.
Tingkatan orang Islam yaitu yang mukminin, muhsinin, mukhlasin, muttaqin.
Islam yang mukmin (walaupun belum sempurna) tapi kewajibannya sebagai mukmin sudah dilaksanakan.
Tingkatan orang Islam yaitu yang mukminin, muhsinin, mukhlasin, muttaqin.
QS. Surah Al-Mujadila 58:11
"...Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."
"...Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."
Allah berjanji akan mengangkat derajat
orang2 yang beriman & berilmu.
Orang yang berilmu akan menerapkan ilmu tsb dalam kehidupan sehari-hari.
Hadits: "Barangsiapa yg bertambah ilmunya tapi tidak bertambah amalnya akan menyebabkan jauhnya orang tsb dari Allah Swt."
Orang yang berilmu akan menerapkan ilmu tsb dalam kehidupan sehari-hari.
Hadits: "Barangsiapa yg bertambah ilmunya tapi tidak bertambah amalnya akan menyebabkan jauhnya orang tsb dari Allah Swt."
Jika ilmu seseorang semakin banyak, maka
kelak akan semakin panjang pertanyaan dari Allah. Beda dengan orang yang tidak tahu,
di mata Allah ia tidak berdosa (tidak ada hukumnya).
Jika sdh tahu tapi dilanggar akan menjadikan Allah jauh dari kita.
Misal: org yang tidak tahu bahwa berhijab itu wajib hukumnya maka ia tidak berdosa ketika tidak berhijab, tapi jika sdh ikut pengajian, sdh tahu ilmunya kok masih tidak mau berhijab maka kelak akan disiksa Allah.
Ilmu itu harus diamalkan karena kelak semuanya akan ditanyakan.
Hadits : "Ilmu yang tidak diamalkan seperti pohon yang tidak ada buahnya."
Jika sdh tahu tapi dilanggar akan menjadikan Allah jauh dari kita.
Misal: org yang tidak tahu bahwa berhijab itu wajib hukumnya maka ia tidak berdosa ketika tidak berhijab, tapi jika sdh ikut pengajian, sdh tahu ilmunya kok masih tidak mau berhijab maka kelak akan disiksa Allah.
Ilmu itu harus diamalkan karena kelak semuanya akan ditanyakan.
Hadits : "Ilmu yang tidak diamalkan seperti pohon yang tidak ada buahnya."
Beda antara punya ilmu & harta
¤Kalau harta kita yang menjaga, jika harta diberikan akan berkurang.
¤Sedangkan ilmu yang akan menjaga kita, jika diberikan akan semakin bertambah. Jika disebarkan akan menjadi multi level pahala.
¤Sedangkan ilmu yang akan menjaga kita, jika diberikan akan semakin bertambah. Jika disebarkan akan menjadi multi level pahala.
Dampak
dari ilmu yang tidak diamalkan akan nampak pada pribadi seseorang. Orang yang
berilmu akan punya prinsip bahwa saat ini harus lebih baik dari kemarin.
Sedangkan ilmu yang tidak diamalkan akan menyebabkan jauh dari Allah Swt.
Orang
yg semakin jauh dari Allah Swt akan memiliki sifat:
1. Terlena mencari kekurangan makhluk lain & lupa mencari kekurangan diri sendiri.
Filosofi Jawa : "Ojo do seneng pepètan, senengo didis!" (jangan suka mencari kutu orang lain, carilah kutu sendiri).
Jika petan/mencari kutu orang lain yang dilihat tidak hanya kutunya tapi lingso & kor (telur kutu) nya juga. Sedangkan kalau didis hanya akan dapat kutunya saja.
#Jika mencari kesalahan orang lain, yang nampak/tidak nampak akan kelihatan semua.
1. Terlena mencari kekurangan makhluk lain & lupa mencari kekurangan diri sendiri.
Filosofi Jawa : "Ojo do seneng pepètan, senengo didis!" (jangan suka mencari kutu orang lain, carilah kutu sendiri).
Jika petan/mencari kutu orang lain yang dilihat tidak hanya kutunya tapi lingso & kor (telur kutu) nya juga. Sedangkan kalau didis hanya akan dapat kutunya saja.
#Jika mencari kesalahan orang lain, yang nampak/tidak nampak akan kelihatan semua.
2.
Illatul hayya'
¤menipisnya sifat malu ketika berbuat dosa.
Orang merasa tidak malu ketika tidak sholat, tidak puasa Ramadhan dll.
¤Berbuat dosa secara terang-terangan.
Para koruptor yang tertangkap KPK masih bisa tersenyum & melambaikan tangan.
¤menipisnya sifat malu ketika berbuat dosa.
Orang merasa tidak malu ketika tidak sholat, tidak puasa Ramadhan dll.
¤Berbuat dosa secara terang-terangan.
Para koruptor yang tertangkap KPK masih bisa tersenyum & melambaikan tangan.
3.
Perbuatan dzalim yang tidak ada usaha untuk mengurangi/mencegahnya.
Istiqomah dalam perbuatan dosa (Setiap pagi marah2 pada anaknya, suaminya, pembantunya).
Usaha mencegah kedzaliman:
- kalau tadi pagi sudah marah2, maka sekarang harus tersenyum.
- kalau kemarin sudah menyakiti hati tetangganya, maka sekarang dikirimi roti.
Istiqomah dalam perbuatan dosa (Setiap pagi marah2 pada anaknya, suaminya, pembantunya).
Usaha mencegah kedzaliman:
- kalau tadi pagi sudah marah2, maka sekarang harus tersenyum.
- kalau kemarin sudah menyakiti hati tetangganya, maka sekarang dikirimi roti.
4.
Qoswatul qulub = kerasnya hati.
♡Hati yang keras tidak bisa menerima kebenaran & tidak henti2 nya merendahkan orang lain.
- Jika diingatkan untuk berhijab selalu berdalih belum menerima hidayah.
- Mau bersedekah tapi dengan cara sombong & merendahkan.
Hadits: "Hai orang2 yg beriman, janganlah kau batalkan sedekahmu dg mengungkit2 pemberianmu."
Jika memberi hendaknya dg kata2 yg lembut & sikap yg tawadhu'.
♡Hati yang keras tidak bisa menerima kebenaran & tidak henti2 nya merendahkan orang lain.
- Jika diingatkan untuk berhijab selalu berdalih belum menerima hidayah.
- Mau bersedekah tapi dengan cara sombong & merendahkan.
Hadits: "Hai orang2 yg beriman, janganlah kau batalkan sedekahmu dg mengungkit2 pemberianmu."
Jika memberi hendaknya dg kata2 yg lembut & sikap yg tawadhu'.
Ciri
hati yg keras :
a. Jarang berdzikir/mengingat Allah
QS. Ar-Rad 13:28
a. Jarang berdzikir/mengingat Allah
QS. Ar-Rad 13:28
الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم
بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati
mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan
mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
b.
Terbiasa tertawa terbahak-bahak
Padahal Rasulullah Saw menyuruh kita untuk tersenyum, bukan tertawa terbahak-bahak.
c. Terlalu banyak makan, terutama makanan yg tidak halal.
Orang Jawa bilang: "Ngawulo weteng". Rumahnya di Bantul tapi mau beli nasi uduk saja musti ke UGM.
Rongga perut itu isinya ada air, angin & makanan. Jadi perut seharusnya hanya 1/3 nya saja yang diisi makanan.
Padahal Rasulullah Saw menyuruh kita untuk tersenyum, bukan tertawa terbahak-bahak.
c. Terlalu banyak makan, terutama makanan yg tidak halal.
Orang Jawa bilang: "Ngawulo weteng". Rumahnya di Bantul tapi mau beli nasi uduk saja musti ke UGM.
Rongga perut itu isinya ada air, angin & makanan. Jadi perut seharusnya hanya 1/3 nya saja yang diisi makanan.
♡Hati
menjadi keras karena banyak berbuat maksiat, baik dg lisan/perbuatan.
Menghindari
hati keras:
¤Banyak berdzikir
¤Berbuat baik pada fakir miskin/anak yatim
Asyuro = hari kasih sayangnya orang Islam.
¤Banyak mengingat mati (dzikrul maut)
Dzikrul maut bisa melunakkan hati. Setinggi apa pun derajatnya, sekaya apa pun, secantik apa pun, ketika mati semua tidak ada apa2 nya, tidak ada yang dibawa mati.
Mati = kembali suci seperti saat dilahirkan. Oleh karena itu orang yg dimakamkan sebaiknya jangan dipeti.
Orang yg dzikrul maut akan suka ta'ziyah untuk i'tibar (mengambil pelajaran).
¤Menziarahi qubur
Bukan untuk mencari wangsit/keberkahan dari ahli kubur, tapi untuk mengambil pelajaran. Ternyata ketika orang sudah dikubur tidak ada yang bisa diharapkan kecuali doa dari saudaranya.
Persaudaraan sesama muslim itu di dunia & akherat. Kalau persaudaraan serahim, jika beda agama maka hanya akan bersaudara di dunia saja.
¤Banyak berdzikir
¤Berbuat baik pada fakir miskin/anak yatim
Asyuro = hari kasih sayangnya orang Islam.
¤Banyak mengingat mati (dzikrul maut)
Dzikrul maut bisa melunakkan hati. Setinggi apa pun derajatnya, sekaya apa pun, secantik apa pun, ketika mati semua tidak ada apa2 nya, tidak ada yang dibawa mati.
Mati = kembali suci seperti saat dilahirkan. Oleh karena itu orang yg dimakamkan sebaiknya jangan dipeti.
Orang yg dzikrul maut akan suka ta'ziyah untuk i'tibar (mengambil pelajaran).
¤Menziarahi qubur
Bukan untuk mencari wangsit/keberkahan dari ahli kubur, tapi untuk mengambil pelajaran. Ternyata ketika orang sudah dikubur tidak ada yang bisa diharapkan kecuali doa dari saudaranya.
Persaudaraan sesama muslim itu di dunia & akherat. Kalau persaudaraan serahim, jika beda agama maka hanya akan bersaudara di dunia saja.
Bagaimana
caranya mendoakan orang yang belum dapat hidayah?
"Sesungguhnya kebaikan & hidayah datangnya dari Allah, langsung menuju ke hati hambaNya yg dikehendaki."
Dengan banyak tholabul ilmi (hadir di majlis ta'lim) maka Allah akan berikan hidayah.
"Sesungguhnya kebaikan & hidayah datangnya dari Allah, langsung menuju ke hati hambaNya yg dikehendaki."
Dengan banyak tholabul ilmi (hadir di majlis ta'lim) maka Allah akan berikan hidayah.
Jika
mau berdoa tidak harus pakai bahasa Arab. Malah sebaiknya pakai bahasa
Indonesia/yang dikuasai saja agar lebih mengena doanya. Doa pakai selain bahasa
Arab dibolehkan kecuali ketika sholat.
Doa mohon ampun: doa dengan bhs yang diketahui dengan mengingat dosa2 nya, dengan merendahkan hati, suara lembut & meneteskan air mata penyesalan.
Jika dosa kaitannya dengan manusia harus langsung minta maaf kepada ybs.
"Barangsiapa yg bertaubat dibarengi dengan memperbaiki diri maka sesungguhnya Allah Maha Pemberi Ampun & Maha Penyayang."
Dzikir
agar senantiasa mendapat hidayah:Doa mohon ampun: doa dengan bhs yang diketahui dengan mengingat dosa2 nya, dengan merendahkan hati, suara lembut & meneteskan air mata penyesalan.
Jika dosa kaitannya dengan manusia harus langsung minta maaf kepada ybs.
"Barangsiapa yg bertaubat dibarengi dengan memperbaiki diri maka sesungguhnya Allah Maha Pemberi Ampun & Maha Penyayang."
Allohumaghdina thoriqol mustaqim
(Yaa Allah tunjukkanlah kami jalan yg lurus)
Thoriqol anbiya wa mursalin
(Jalannya para nabi & para rasul)
Allohumaghdina thoriqol mustaqim
(Yaa Allah tunjukkanlah kami jalan yg lurus)
Thoriqol 'ulama wa 'amilin
Jalannya
Ulama & para ahli ilmu
Allohumaghdina thoriqol mustaqim
(Yaa Allah tunjukkanlah kami jalan yg lurus)
Thoriqosy syuhada wa sholihin
Jalannya orang yg mati syahid & orang sholih
Aamiin... aamiin...aamiin
Allohumaghdina thoriqol mustaqim
(Yaa Allah tunjukkanlah kami jalan yg lurus)
Thoriqosy syuhada wa sholihin
Jalannya orang yg mati syahid & orang sholih
Aamiin... aamiin...aamiin